Wednesday, February 08, 2006

Mencintai itu keputusan


Mencintai itu Keputusan.
Lelaki tua menjelang 80-an itu menatap istrinya. Lekat-lekat. Nanar. Gadis itu masih terlalu belia. Baru saja mekar. Ini bukan persekutuan yang mudah. Tapi ia sudah memutuskan untuk mencintainya. Sebentar kemudian ia pun berkata, Kamu kaget melihat semua ubanku? Percayalah! Hanya kebaikan yang akan kamu temui disini. Itulah kalimat pertama Utsman bin Affan ketika menyambut istri terakhirnya dari Syams, Naila.

Selanjutnya adalah bukti.
Sebab cinta adalah kata lain dari memberi..
sebab memberi adalah pekerjaan.sebab pekerjaan cinta dalam siklus memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi itu berat sebab pekerjaan berat itu harus ditunaikan dalam waktu yang lama sebab pekerjaan berat dalam waktu lama begitu hanya mungkin dilakukan oleh mereka yang memiliki kepribadian kuat dan tangguh maka setiap orang hendaklah berhati-hati saat ia mengatakan, Aku mencintaimu.

Kepada siapa pun!Sebab itu adalah keputusan besar. Ada taruhan kepribadian disitu.
Aku mencintaimu adalah ungkapan lain dari,
Akuingin memberimu sesuatu. Yang terakhir ini juga adalah ungkapan lain dari,
Aku ingin memperhatikan dirimu dan semua situasimu untuk mengetahui apa yang kamu butuhkan untuk tumbuh menjadi lebih baik dan bahagia aku akan bekerja keras untuk memfasilitasi dirimu agar bisa tumbuh semaksimal mungkin aku akan merawat dengan segenap kasih sayangku proses pertumbuhan dirimu melalui kebajikan harian yang akan kulakukan padamu aku juga akan melindungi dirimu dari segala sesuatu yang dapat merusak dirimu dan proses pertumbuhan itu.Taruhannya adalah kepercayaan orang yang kita cintai terhadap integritas kepribadian kita. Sekali kamu mengucapkan kepada seseorang, Aku mencintaimu, kamu harus membuktikan ucapan itu.
Itu deklarasi jiwa bukan saja tentang rasa suka dan ketertarikan, tapi terutama tentang kesiapan dan kemampuan memberi, kesiapan dan kemampuan berkorban, kesiapan dan kemampuan melakukan pekerjaan - pekerjaan cinta: memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi.Sekali deklarasi cinta tidak terbukti, kepercayaan hilang lenyap.

Tidak ada cinta tanpa kepercayaan.
Begitulah bersama waktu suami istri kehilangan kepercayaan kepada pasangannya.
Atau anak kehilangan kepercayaan kepada orang tuanya.
Atau sahabat kehilangan kepercayaan kepada kawannya.
Atau rakyat kehilangan kepercayaan kepada pemimpinnya.
Semua dalam satu situasi : cinta tidak terbukti.

Ini yang menjelaskan mengapa cinta yang terasa begitu panas membara di awal hubungan lantas jadi redup dan padam pada tahun kedua, ketiga, keempat dan seterusnya. Dan tiba-tiba saja perkawinan bubar,
persahabatan berakhir,
keluarga berantakan,
atau pemimpin jatuh karena tidak dipercaya rakyatnya.
Jalan hidup biasanya tidak liniar.
Tidak juga seterusnya pendakian. Atau penurunan. Karena itu konteks dimana pekerjaan-pekerjaan cinta dilakukan tidak selalu kondusif secara emosional. Tapi disitulah tantangannya: membuktikan ketulusan di tengah situasi- situasi yang sulit. Disitu konsistensi teruji. Disitu juga integritas terbukti. Sebab mereka yang bisa mengejawantahkan cinta di tengah situasi yang sulit, jauh lebih bisa membuktikannya dalam situasi yang longgar.Mereka yang dicintai dengan cara begitu, biasanya merasakan bahwa hati dan jiwanya penuh seluruh. Bahagia sebahagia-bahagianya. Puas sepuas-puasnya. Sampai tak ada tempat bagi yang lain. Bahkan setelah sang pencinta mati. Begitulah Naila. Utsman telah memenuhi seluruh jiwanya dengan cinta. Maka ia memutuskan untuk tidak menikah lagi setelahsuaminya terbunuh. Ia bahkan merusak wajahnya untuk menolak semua pelamarnya. Tak ada yang dapat mencintai sehebat lelaki tua itu.



NB: This is for my beauty wife..(ngg...masih calon sih ;-) mudah-mudahan abang bisa menjaga dan menyayangi ade seperti ustman menyayangi Naila.. mudah-mudahan sayang ini karena Allah.. dan semoga rasa sayang ini tidak akan "mbladus" karena dimakan waktu..

thanks fid artikelnya ;-)

1 comment:

Ina said...

Widya+Sandy....
aku serasa balik lagi ke masa lalu nih. Sayang kalau dulu mah blog belum ada, jadi ceritanya udah banyak yg terlupa...
makanya pas hari ini sempet baca-baca disini..wah, nostalgia banget!
Banyak hal yang terlupakan dan kudu diinget lagi nih.

Thanks banget ya !